➷ Soe Hok-Gie...Sekali Lagi Free ➭ Author Rudy Badil – Thomashillier.co.uk


  • Paperback
  • 512 pages
  • Soe Hok-Gie...Sekali Lagi
  • Rudy Badil
  • Indonesian
  • 22 September 2017

10 thoughts on “Soe Hok-Gie...Sekali Lagi

  1. says:

    Siapa Soe Hok Gie Bilang saya katro, tapi saya baru mengenal Gie pertama kali waktu kelas 3 SMA, tentu saja lewat film Gie yang muncul di bioskop saat itu Nice movie, nice songs, i think.Beberapa bulan kemudian, tiba tiba saya udah ada di UI dan berada di organisasi yang sama dimana Gie dulu berada Pecinta Alam.Lalu, apakah kemudian saya jadi mengenal Gie lebih baik rasanya tidak Sampai peringatan 40 tahun Gie kemarin Buku berbobot dengan harga murah ini saya baca dengan asyik dari mulai ka Siapa Soe Hok Gie Bilang saya katro, tapi saya baru mengenal Gie pertama kali waktu kelas 3 SMA, tentu saja lewat fi...


  2. says:

    Saat baru membaca separuh, saya mengkreditkan empat setengah bintang untuk buku ini Empat setengah bintang itu untuk dua tulisan ini Tulisan pertama, Antar Gie dan Idhan Ke Atas AGKA oleh Rudy Badil.Dalam bagian ini Rudy Badil menuliskan pengalaman seru selama menjadi Tim Semeru 69 yang menjadi teman teman terakhir yang melihat Gie hidup.Rudy Badil sendiri adalah anggota tim yang kerjaannya disuruh masak melulu oleh Gie Setiap pagi ia mendengarkan aba aba Gie untuk memasak.Namun pagi p Saat baru membaca separuh, saya mengkreditkan empat setengah bintang untuk buku ini Empat setengah bintang itu untuk dua tulisan ini Tulisan pertama, Antar Gie dan Idhan Ke Atas AGKA oleh Rudy Badil.Dalam bagian ini Rudy Badil menuliskan pengalaman seru selama menjadi Tim Semeru 69 yang menjadi teman teman terakhir yang melihat Gie hidup.Rudy Badil sendiri adalah anggota tim yang kerjaannya disuruh masak melulu oleh Gie Setiap pagi ia mendengarkan aba aba Gie untuk memasak.Namun pagi pertama setelah Gie meninggal ia merindukan aba aba...


  3. says:

    Buku ini memang berbeda dengan buku buku karya Soe Hok Gie yang telah beredar sebelumnya di pasaran Saya menyebut karya dengan tanda kutip , karena Soe Hok Gie Sendiri tidak pernah menulis satu buku pun, dan buku buku yang beredar menggunakan namanya adalah hasil inisiatif dari beberapa pihak agar tulisannya tetap terdokumentasi dengan baik bukan inisiatif dari Soe Hok Gie.Jika buku buku Soe Hok Gie sebelumnya berisi tentang catatan hariannya Catatan Seorang Dem...


  4. says:

    Empat puluh tahun silam, tepatnya tanggal 16 Desember 1969, bangsa Indonesia kehilangan seorang aktivis mahasiswa yang idealis, brillian dan berani mengambil sikap baik dalam pemikiran maupun dalam pergerakan So Hok gie, atau akarab dipanggil Gie ditemukan tewas di atas puncak Gunung Semeru, Jawa Timur tepat sehari sebelum ia merayakan hari ulang tahunnya ke 27 yang ia rencanakan akan dirayakan...


  5. says:

    Soe Hok Gie merupakan aktivis yang selalu berani memberikan kritik terhadap kebijakan yang dinilainya merugikan masyarakat Keberaniannya timbul meniru keberanian Soekarno, Hatta, dan Sjahrir Soekarno, Hatta, Sjahrir juga berani berontak, makanya kita bisa hidup dalam keadaan sekarang Dalam lain waktu, Soe Hok Gie mengatakan Lebih baik diasingkan ketimbang menyerah pada kemunafikan Keberanian yang layak diacungi jempol, sekaligus ditiru.Soe yang merupakan keturuan Cina, yang notabene serin Soe Hok Gie merupakan aktivis yang selalu berani memberikan kritik terhadap kebijakan yang dinilainya merugikan masyarakat Keberaniannya timbul meniru keberanian Soekarno, Hatta, dan Sjahrir Soekarno, Hatta, Sjahrir juga berani berontak, makanya kita bisa hidup dalam keadaan sekarang Dalam lain waktu, Soe Hok Gie mengatakan Lebih baik diasingkan ketimbang menyerah pada kemunafikan Keberanian yang layak diacungi jempol, sekaligus ditiru.Soe yang merupakan keturuan Cina, yang notabene sering disebut ...


  6. says:

    Lewat buku ini, pembaca dapat merasakan hari hari terakhir Gie Ketika ia bersama 7 orang lainnya melakukan pendakian di gunung tertinggi di pulau Jawa, Gunung Semeru Hanya minus satu hari dari ulang tahunnya yang ke 27, Gie pergi untuk selama lamanya.ada dua orang yang menjadi korban pertama Gunung Semeru yaitu Soe Hok Gie dan Idhan Lubis Rudy Badil menceritakan detail peristiwa yang telah 41 tahun berlalu Dalam suasana duka, tim yang tersisa masih harus bertahan lagi dengan bekal yang tip Lewat buku ini, pembaca dapat merasakan hari hari terakhir Gie Ketika ia bersama 7 orang lainnya melakukan pendakian di gunung tertinggi di pulau Jawa, Gunung Semeru Hanya mi...


  7. says:

    Nice memoir by his closest friends But I still prefer his own words Although, the best part of this book is the inclusion of the poem by Constantine Cafafy, Ithaca.IthacaWhen you set out on your journey to Ithaca,pray that the road is long,full of adventure, full of knowledge.The Lestrygonians and the Cyclops,the angry Poseidon do not fear them You will never find such as these on your path,if your thoughts remain lofty, if a fineemotion touches your spirit and your body.The Lestrygonians a Nice memoir by his closest friends But I still prefer his own words Although, the best part of this book is the inclusion of the poem by Constantine Cafafy, Ithaca.IthacaWhen you set out on your journey to Ithaca,pray that the road is long,full of adventure, full of knowledge.The Lestrygonians and the Cyclops,the angry Poseidon do not fear them You will never find such as these on your path,if your thoughts remain lofty, if a fineemotion touches your spirit and your body.The Lestrygonians and the Cyclops,the fierce Poseidon you will never encounter,if you do not carry them within your soul,if your soul does not set them up before you.Pray that the road is long.That the summer mornings are many, when,with such pleasure, with such joyyou will enter ports seen for the first time stop at Phoenician markets,and purchase fine merchandise,mother of pearl and coral, amber and ebony,and sensual perfumes of all kinds,as many sensual perfumes as you can visit many Egyptian cities,to learn ...


  8. says:

    dari buku ini saya dapat mengenal pribadi soe hok gie lebih dekat, sosok yang humanis, seandainya soe hok gie masih hidup dan mendengar langsung bagaimana pandangan orang terdekat tentang dirinya.


  9. says:

    good


  10. says:

    good


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Soe Hok-Gie...Sekali Lagi Dari Sisa Ingatan Dan Catatan Minim, Mantan Enam Rekan Freddy Lasut Sudah Almarhum Perjalanan Soe Hok Gie 27 Tahun Dan Idhan Dhanvantari Lubis 20 , Berusaha Menulis Ulang Kesaksian Sebenarnya Tragedi Perjalanan Pendakian Ke Gunung Semeru, Nun 40 Tahun Lalu.Aristides Katoppo 71 Hok Gie Terlalu Cepat Pergi, Tapi Kalau Dia Hidup Dan Sekarang Sudah Umur 67 Tahun, Apa Dia Tahan Tidak Bikin Ribut Ribut Komentar Tides Yang 40 Tahun Lalu, Meminta Bantuan Helikopter TNI AL Untuk Turun Di Alun Alun Kota Malang, Lalu Ikut Heli Itu Mengapung Dan Terkurung Kabut Tebal Di Kaki Semeru.Maman Abdurachman 65 Saya Mungkin Shock Dan Dehidrasi, Hingga Menganggu Kondisi Dan Stres Tapi Saya Tidak Kesurupan, Saya Sadar Kok, Cuma Merasa Badan Panas Sekali, Ujar Maman Yang Tidak Trauma Dan Tidak Melarang Putrinya Menjadi Pendaki Gunung Mapala UI Juga.Herman Onesimus Lantang 69 Saya Yang Memimpin Evakuasi Jenasah Hok Gie Dan Idhan, Tentu Dengan Dukungan Tim Besar Dari Malang Dan Jakarta, Bukan Sendirian, Ujar Herman Yang Ketimpa Sial Juga Masih Lelah Dan Baru Masuk Ke Kota Malang, Gua Diinterogasi Polisi, Diperiksa Dan Diminta Kesaksian Tentang Hok Gie Dan Idhan Itu Bukan Korban Pembunuhan Di Semeru Anton Wijana Alias Wiwiek 63 Aku Satu Satunya Anggota Tim Yang Fasih Berbahasa Jawa, Makanya Aku Diajak Turun Duluan Bareng Tides, Untuk Minta Bantuan Ke Malang Dan Jakarta Yang Terjadi Kemudian, Ya Kerja Sama Kemanusiaan Sejati, Kata Wiwiek Yang Mengenang Solidaritas Zaman Dirinya Aktif Di Pergerakan Anak Anak Jaket Kuning UI.Rudy Badil 64 Saya Datang, Saya Lihat, Saya Rasakan, Saya Pulang, Saya Bertanggung Jawab Dan Saya Menulis Kembali Kesaksian Peristiwa 40 Tahun Lalu Itu, Ujarnya, Seraya Menjelaskan Sulitnya Merekonstruksi Ingatan Masa 40 Tahun Lalu Salah Salah Dikit, Harap Maklum OOo Soe Hok Gie Sekali Lagi, Diharapkan Menjadi Buku Baru Sekali Lagi Tentang Soe Hok Gie, Berisikan Kisah Saksi Hidup Pendakian Di Zaman Awal Orde Baru Juga Saksi Saksi Teman Dan Konco Dekat Hok Gie Dalam Soal Buku Pesta Dan Cinta Di Kampus UI Rawamangun Salemba , Tentu Juga Perihal Alam Bangsanya Yang Baru Menapak Di Zaman Pembangunan Sebelum Menapak Ke Zaman Reformasi.Buku Baru Tentang Soe Hok Gie Ini, Khususnya Akan Memuat Komentar Dan Telaah Penulis Dan Pengamat Cuaca Sosial Budaya Politik Budaya Indonesia Rupanya Ada Kemiripan Yang Tidak Sama Tapi Nyaris Serupa, Antara Situasi Sekarang Dan 40 An Tahun Lalu.Ini Buku Tentang Perilaku Dan Pemikiran Terhadap Keadaan Bangsa Dan Negara Sebab Dari Kumpulan Tulisan Pilihan Hok Gie, Rasanya Masih Cocok Sebagai Bumbu Bandingan , Perihal Politik Pemerintahan, Di Zamannya Hok Gie Sebagai Penulis Muda Di Usia Di Tahun 1963 1969, Sampai Di Zaman Reformasi 2009n Ini.Rekan Seprofesi, Mantan Anak Anak Gerakan Orde Baru Pun, Masih Sempat Menulis Tentang Hok Gie Bukan Pengamat Senior Saja, Malah Beberapa Pengamat Dan Pemerhati Yang Tidak Sempat Berkenalan Dengan Soe, Ikutan Menyumbangkan Buah Pikirannya Dalam Buku Kecil 400 An Halaman Yang Akan Terbit Khusus, Di Hari Peringatan Meninggalnya Soe Dan Idhan, 16 Desember 2009 Nanti.Hok Gie Bukan Hanya Tajam Menulis Kritik Terbuka, Dia Juga Mampu Menulis Puisi Alam Sehalus Kabut Mandalawangi Juga Pilihan Puisi Dan Lirik Lirik Lagu, Menunjukkan Selera Kepedulian Hok Gie Terhadap Seni Budaya Manusia Universal Tanpa Batasan.Kesetaraan, Kepedulian Dan Kemajemukan Merupakan Garis Besar Dan Haluan Utama Segala Tulisan Di Media Massa Dengan Nama Soe Hok Gie.


About the Author: Rudy Badil

Is a well-known author, some of his books are a fascination for readers like in the Soe Hok-Gie...Sekali Lagi book, this is one of the most wanted Rudy Badil author readers around the world.